Pemerintah DKI Jakarta Membagikan 621 Ekor Sapi Kurban

Pemerintah DKI Jakarta Membagikan 621 Ekor Sapi Kurban – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal menyalurkan 621 ekor sapi kurban kepada warga Jakarta dalam rangka Idul Adha 1445 Hijiah. Pendistribusiannya bakal di jalankan melalui masjid-masjid maupun organisasi kemasyarakatan (ormas).

“Kami bakal berikan sapi ke beraneka area di lebih kurang Jakarta cocok keinginan warga maupun ormas,” kata Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono usai meninjau Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Dharma Jaya, Cakung, Jakarta Timur, Jumat 14 Juni 2024.

Heru bersama Sekda DKI Jakarta Joko Agus Setyono menyerahkan sapi kurban tipe limosin untuk di potong di RPH Dharma Jaya. Menurut dia, sapi-sapi yang bakal didistribusikan kepada masyarakat itu memiliki berat bervariasi, menjadi berasal dari 600 kilogram hingga 1 ton.

Harganya terhitung bervariasi. Kemarin, aku menyaksikan tersedia yang Rp30 juta, tersedia yang Rp42 juta. Tergantung beratnya,” tuturnya. dilansir berasal dari Antara.

Heru yang sempat lakukan kontrol sapi menyebutkan sapi-sapi yang tersedia di Dharma Jaya sehat-sehat. Menurut Heru, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) bakal konsisten lakukan pengawasan pada tempat-tempat penampungan hewan kurban.

“Untuk menahan penyakit, hewan-hewan kurban di kasih obat dan vitamin,” katanya.

Harap Proses Pendistribusian Daging Berjalan Lancar

Heru menghendaki proses pemotongan dan pendistribusian daging hewan kurban berjalan lancar dan di jalankan bersama perhatikan ramah lingkungan.

Penyelenggaraan pemotongan hewan kurban bakal di jalankan pada 17 Juni 2024 dan bakal di salurkan untuk penanggulangan masalah stunting atau tengkes dan panti sosial.

Baca Juga : Prabowo: Afrika Memandang Lihat Indonesia Sebagai Contoh

Dia mengimbau kepada masyarakat agar pendistribusian hewan kurban dijalankan bersama cara ramah lingkungan, seperti pakai wadah yang dapat dipakai berulang kali.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan, pihaknya udah lakukan supervisi dan monitoring kontrol kesehatan hewan kurban di Tempat Penampungan Hewan Kurban (TPnHK).

“Hingga Kamis (13/6), kontrol di jalankan di lima wilayah Kota Administrasi DKI Jakarta yang tersebar di 1.061 TPnHK, bersama total hewan yang udah di check sebanyak 68.560 ekor,” katanya.

Hewan kurban selanjutnya berasal berasal dari Lampung, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Monitoring Hewan Kurban

Dinas KPKP udah lakukan surveilans atau monitoring pada penyakit Anthrax di TPnHK. Hasilnya, sebanyak 226 sampel preparat ulas darah di nyatakan bebas Anthrax berdasarkan hasil uji laboratorium.

Kegiatan ini masih konsisten berlanjut bersamaan bersama kedatangan hewan kurban lainnya yang masuk ke DKI Jakarta. “Ini udah di jalankan sejak awal Juni 2024 untuk menjamin kesehatan dan juga kelayakan hewan kurban,” katanya.

Kegiatan ini bakal konsisten di jalankan hingga H+3 (Hari Tasyrik). “Dapat di pastikan semua hewan kurban yang tersedia di area penampungan hewan udah di check kesehatannya dan juga cocok syariat Islam,” katanya. Tercatat sebanyak 81.070 ekor hewan kurban udah masuk ke Jakarta, bersama 70.126 ekor di antaranya di jalankan pemotongan di Jakarta.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *